Selasa, 8 September 2020

 ‘KHOTBAH (TEGURAN) DI BUKIT’

“Dan juga Aku beritahukan kepada kalian – jika di bumi ini dua orang dari kalian bersehati meminta sesuatu, maka Bapa-Ku yang di surga akan mengabulkannya.” (Matius 18:19, FAYH)

Ketika Orel Hershiser bergabung di musim pertamanya sebagai pelempar untuk tim baseball Los Angeles Dodgers, ia menunjukkan bakat yang hebat tetapi belum mampu mewujudkannya menjadi keberhasilan di lapangan. Di awal musim 1984 ia bergumul dengan keadaan ini. Akhirnya Tommy Lasorda sang manajer Dodgers, memanggil pemain muda itu ke kantornya untuk percakapan konfrontatif yang kemudian disebut oleh Hershiser sebagai ‘Khotbah di Bukit.’

Lasorda mengatakan kepada Hershiser bahwa dia sebenarnya mampu melakukan kinerja yang lebih baik daripada apa yang dia capai dan bahwa dia berhutang kepada tim untuk meraih potensinya. Hershiser menerima teguran itu dan menghadapi pertandingan  dengan sikap baru. Dia kemudian memenangkan Cy Young Award sebagai pelempar baseball terbaik tahun 1988 sambil memimpin The Dodgers ke gelar World Series. Jika Hershiser tidak menanggapi dengan baik teguran dari manajernya, patut diragukan bahwa ia akan pernah mencapai kesuksesan seperti itu atau membantu timnya sejauh itu.

Menjadi bagian suatu tim atau komunitas yang sehat bukanlah perkara mudah. Namun hampir dapat dipastikan jika semua anggota tim atau komunitas memiliki komitmen dan kesehatian untuk suatu tujuan yang sama, maka akan membawa kepada keberhasilan dan kejayaan, bukan hanya bagi tim atau komunitas tersebut tetapi juga bagi setiap anggota.

Karena itulah Alkitab Perjanjian Baru banyak memuat nasehat tentang pentingnya kesehatian di antara anggota pelayan dan komunitas jemaat (Rom 12:16; 1 Kor 1:10; 2 Kor 13:11, Fil 1:27). Tentu saja kesehatian yang dimaksud bukan hanya semata mengenai kebersamaan dan kekompakan semata, tetapi juga dalam pikiran, dalam jiwa dan dalam tujuan (Fil 2:2). Karenanya penting di antara anggota suatu tim atau komunitas untuk saling menasehati, mengingatkan atau menegur guna membangun kesehatian bersama. [SM]