Taat kepada orangtua

Young Family Having Fun In Park

Hai anak-anak, taatilah orangtuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian” (Efesus 6:1).

Seorang siswa SMP sebut saja namanya Rio, harus rela tidak naik kelas. Pemicunya adalah tidak pernah menuruti apa yang diperintahkan oleh kedua orangtuanya. Papah dan Mamah sering mengingatkan Rio agar tidak terus-terusan main game online. jika tidak mau belajar maka bisa tidak naik kelas. Akan tetapi Rio tidak pernah mentaati apa yang diperintahan kedua orangtuanya. Pada akhirnya, apa yang ditakutkan oleh kedua orangtua Rio terjadi. Rio tidak naik kelas. Nilai akhir di rapor tidak memenuhi persyaratan kenaikan yang ditentukan oleh pihak sekolah.
Pelajaran berharga dari kisah di atas adalah berkenaan dengan perlunya ketaatan seorang anak kepada orangtua. Anak-anak orang percaya tetap berada di bawah bimbingan orangtua sehingga mereka menjadi bagian dari kesatuan keluarga yang lain melalui pernikahan. Anak-anak kecil harus diajar untuk menaati dan menghormati orangtua mereka dengan dididik dan dilatih dalam Tuhan. Anak-anak yang sudah lebih besar, sekalipun sudah menikah, harus menunjukkan sikap hormat terhadap nasihat orangtua (Ef. 6:2) dan menghormati mereka dalam usia lanjut, melalui perawatan dan bantuan keuangan apabila perlu (Mat. 15:1-6). Anak-anak yang menghormati orangtuanya akan diberkati oleh Allah, di dunia ini dan di dalam kekekalan (Ef. 6:3).

Sebagai seorang anak sudah selayaknya untuk mentaati apa yang menjadi nasehat atau perintah orangtua. Lebih-lebih kita sebagai pengikut Kristus. Tugas kita adalah memberikan teladan kepada semua orang dalam hal mentaati nasehat atau perintah orangtua. Bagaimana dengan Anda? (WB)

Sumber : Renungan Dua Bulanan ‘KABAR BAIK’ oleh Pdp. Tony Tedjo