Tradisi Baru dari Jenderal Gatot: Panglima Antar Calon Penggantinya

a9966118-c1fd-4b21-b09e-ad2a88e1a2ed_169

Momen Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengantar calon penggantinya untuk ikut uji di DPR adalah tradisi baru. Sebelumnya, tak ada ada calon Panglima TNI yang diantar pendahulunya.

Pagi tadi, Rabu (6/12/2017), KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto yang merupakan calon Panglima TNI tiba di DPR pukul 09.15 WIB. Hadi tidak sendirian karena dia didampingi oleh Jenderal Gatot. Ada pula KSAD Jenderal Mulyono dan KSAL Laksamana Ade Supandi yang menemani.

Jenderal Gatot sempat memberikan pernyataan bersama dengan Marsekal Hadi. Keduanya lalu salam komando dan melempar senyum lebar ke arah wartawan. Kemudian, Jenderal Gatot meninggalkan DPR.

“Saya kemudian Pak KSAD, Pak KSAL datang ke sini mendampingi Pak Hadi. Bukan mendampingi, mengantar saja, mendampingi tidak boleh,” kata Gatot di lobi gedung Nusantara II, Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

“Sebagai wujud, yang pertama, bahwa Bapak KSAL dan Bapak KSAD seniornya Pak Hadi secara akademik 3 tahun. KSAD dan KSAL ’83, Pak Hadi ’86,” imbuhnya.

Melihat lagi ke era sebelumnya, calon Panglima TNI yang ikut uji di DPR tidak diantar oleh Panglima TNI yang sedang menjabat. Itu terlihat saat fit and proper test Jenderal Gatot Nurmantyo pada 2015 dan Moeldoko yang saat itu berpangkat Jenderal aktif pada 2013 silam.

Pada 1 Juli 2015, Jenderal Gatot yang saat itu menjabat sebagai KSAD tiba di DPR dengan ditemani sejumlah perwira TNI. Namun, Moeldoko yang ketika itu menjabat sebagai Panglima TNI tidak terlihat.

Fit and proper test sempat disela buka puasa bersama. Hasilnya, 10 fraksi saat itu menyetujui Jenderal Gatot untuk menjadi Panglima TNI.

Sementara itu pada 21 Agustus 2013, Moeldoko yang saat itu berpangkat Jenderal aktif mengaku tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti uji di DPR. Saat itu, Moeldoko tidak didampingi oleh Agus Suhartono yang kala itu berpangkat Laksamana aktif dan menjabat sebagai Panglima TNI.

Apa makna di balik tradisi baru dari Jenderal Gatot ini?

(imk/tor)

Sumber : DETIK