Tren Foto Kelahiran Terbaru: Bayi Pose Bareng Plasenta

327013f9-fbb1-4f8b-b006-a1377398127f_43

Foto kelahiran bayi belakangan semakin marak dilakukan. Foto bayi yang tren biasanya menampilkan bayi di dalam ember kayu saat sedang tidur atau menempatkan bayi seolah-olah seperti sedang tidur di awan. Kini tren baru hadir, di mana bayi berpose bersama plasentanya.

Seperti dikutip ABC News, saat ini semakin banyak ibu yang memilih tidak memotong plasenta atau tali pusat bayinya. Tali pusat tersebut dipertahankan hingga akhirnya lepas dengan sendirinya. Proses melahirkan di mana plasenta bayi tidak langsung dipotong ini dikenal dengan nama Lotus Birth.

Dalam Lotus Birth, Tali pusat yang tidak dipotong itu secara alami akan menutup satu jam pasca persalinan. Kemudian tali pusat berikut plasentanya akan terus menempel dan dibiarkan menjuntai pada tubuh bayi selama dua hingga 10 hari hingga akhirnya mengering dan terlepas dengan sendirinya.

12d272b8-2032-46a0-a658-c357b3f61301_43

Masa sebelum tali pusat terlepas inilah yang dimanfaatkan ibu untuk membuat foto kelahiran sang bayi. Lynn Paltrow, seorang ibu asal Washington D.C., Amerika Serikat salah satunya. Lynn menggunakan jasa Little Earthling Photography untuk mengabadikan momen istimewa anaknya tersebut.

Renee Bergeron dari Little Earthling Photography mengatakan, foto bayi bersama plasenta ini menjadi tren fotografi kelahiran terbaru. “Aku pikir orang-orang tertarik pada foto seperti ini karena kita jarang melihat plasenta. Terlepas dari fakta bahwa plasenta adalah tempat bayi mendapatkan makanannya selama sembilan bulan, sebagian besar orang tidak mau melihatnya. Kalaupun melihat biasanya sudah dipotong atau dipisahkan dari bayi,” kata Renee.

Emma Jean Photography juga pernah melakukan pemotretan serupa, foto bayi bersama plasenta, pada Januari 2016 kemarin. Foto karya Emma menjadi viral pada saat itu. Emma menampilkan foto seorang bayi tengah tidur dengan plasentanya masih tersambung dengan tubuhnya. Dan setelah foto karyanya tersebar, permintaan foto sejenis meningkat.

(eny/eny)

Sumber : DETIK