Senin, 22 Maret 2021

PADI YANG TAK BERKURANG

“Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi” (Yohanes 13:34)

Di sebuah desa yang subur, hiduplah 2 bersaudara. Mereka menggarap satu lahan berdua dan ketika panen, hasilnya mereka bagi sama rata. Di suatu malam setelah panen, si adik duduk sendiri dan berfikir. “Pembagian ini sungguh tidak adil. Seharusnya kakakku-lah yg mendapat bagian lebih banyak karena dia hidup dengan istri dan kedua anaknya. Maka di malam yang sunyi itu diam-diam dia menggotong satu karung padi miliknya dan meletakkannya di lumbung padi kakaknya. Di tempat yang lain, sang kakak juga berfikir, “Pembagian ini tidak adil. Seharusnya adikku mendapat bagian yang lebih banyak, karena ia hidup sendiri, jika terjadi apa-apa dengannya tak ada yang mengurus, sedangkan aku ada anak dan istri yang kelak merawatku.” Maka sang kakak pun bergegas mengambil satu karung dari lumbungnya dan mengantarkan dengan diam-diam ke lumbung milik sang adik. Kejadian ini terjadi bertahun-tahun.

Dalam benak mereka ada tanda tanya, kenapa lumbung padi mereka seperti tak berkurang meski telah menguranginya setiap kali panen? Hingga suatu malam yang lengang setelah panen, mereka berdua bertemu di tengah jalan. Masing-masing mereka menggotong satu karung padi. Tanda tanya dalam benak mereka terjawab sudah, seketika itu juga mereka saling memeluk erat, mereka sungguh terharu berurai air mata menyadari betapa mereka saling menyayangi. Beginilah seharusnya kita bersaudara. Sahabat NK, Menjalin hubungan berdasarkan kasih adalah perintah Tuhan agar semua orang tahu bahwa kita adalah murid Kristus. Dalam prakteknya kadang tidak semudah diucapkan karena tiap orang memiliki latar belakang kehidupan dan keinginan yang berbeda. Ambil contoh ketika kita menjalin persahabatan dengan orang sulit (misal : pemarah, gampang curiga, suka memanipulasi / memanfaatkan orang lain, dll) maka tidak mudah bagi kita untuk mempraktekkan kasih.

Bahwa menjalin hubungan dalam kasih-lah tidak mudah adalah benar, tetapi sebagai murid Kristus kita wajib belajar menjalin hubungan dalam kasih. Adalah baik jika kita selalu menjalin hubungan dengan sesama kita dalam kasih melalui perkataan dan perbuatan. Tuhan dimuliakan. [WR]

Perenungan (P1) dan Penerapan (P2)

P1 : Apakah hubungan yang selama ini kita bangun ada dalam kasih atau ada maksud lain ?

P2 :  Mari menjalin hubungan dalam kasih melawati kata-kata dan perbuatan.

Bacaan: Ulangan 29:1-31:29